Panduan Lengkap Penanganan dan Penyimpanan Daging

Posted on Updated on

panduan lengkap penanganan dan penyimpanan dagingDaging adalah bahan organik yang mudah rusak oleh mikroorganisma pembusuk.  Penanganan dan penyimpanan daging memerlukan tahapan-tahapan yang baik sehingga kualitas daging tidak menurun selama penyimpanan.

Secara prinsip, penanganan dan penyimpanan daging adalah memastikan kualitas daging yang disimpan sesuai dengan kualitas awal saat daging diterima.  Banyak cara yang bisa dilakukan, baik itu dari sisi rumah potong hewan (RPH), pedagang kiosk atau retail, hingga ke konsumen.

Artikel ini akan membahas mengenai panduan lengkap penanganan dan penyimpanan daging di tingkat RPH, kiosk dan konsumen.  sumber artikel ini dari Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH)

Pada Rumah Potong Hewan

  1. Daging tidak bersentuhan dengan permukaan permukaan yang kotor (lantai, dinding kotor, alascara penanganan dan penyimpanan daging kendaraan kotor.
  2. Daging sapi, kambing/domba. dan babi sebaiknya digantung atau disimpan pada wadah yang bersih (misalnya box plastik atau baskom)
  3. Daging ayam disimpan pada wadah yang bersih (misalnya box plastik atau baskom)
  4. Daging disimpan pada suhu dingin (suhu 1-10 derajat Celcius) untuk daging dingin segar atau daging dibekukan dalam blast freezer (minimal suhu minus 25 derajat Celcius) dan disimpan pada cold storage (minimal  minus 18 derajat Celcius)
  5. Daging dingin segar di distribusikan pada suhu dingin (1-10 derajat celcius) dan daging beku didistribusikan pada suhu beku (minimal minus 18 derajat Celcius)

Pada Kios Daging atau Ritel

  1. Daging tidak bersentuhan dengan permukaan permukaan yang kotor (lantai, dinding kotor, alas kendaraan kotor.
  2. Daging sapi, kambing/domba. dan babi sebaiknya digantung atau disimpan pada wadah yang bersih (misalnya box plastik atau baskom)
  3. Daging ayam disimpan pada wadah yang bersih (misalnya box plastik atau baskom)
  4. Daging disimpan pada suhu dingin (1-10 derajat celcius) untuk daging dingin segar atau dagig beku disimpan pada cold storage (minimal minus 18 derajat celcius)
  5. Masa penyimpanan daging dingin pada suhu 1 – 10 derajat celcius maksimal 5 hari.
  6. Masa penyimpanan daging beku pada suhu minimal minus 18 derajat celcius maksimal selama 6 bulan.

Pada Konsumen

  1. Daging tidak bersentuhan dengan permukaan permukaan yang kotor (lantai, dinding kotor, alas kendaraan kotor.
  2. Daging sapi, kambing/domba. ayam, dan babi disimpan pada wadah tertutup yang bersih atau dalam kantong plastik transparan (kantong plastik untuk minyak goreng).
  3. Daging disimpan pada suhu dingin (suhu 1 – 10 derajat Celcius) untuk daging dingin segar atau daging beku disimpan pada freezer  (suhu minus 10 hingga minus 5 derajat Celcius)
  4. Masa penyimpanan daging dingin pada suhu 1 – 10 derajat celcius maksimal 3 hari.
  5. Masa penyimpanan daging beku pada suhu minus 10derajat celcius sampai minus 5 derajat celcius maksimal 1 hari.

Save

Save

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s