Cara Pengemasan Produk Makanan Frozen Food Dalam Menjaga Kualitas dan Kandungan Gizinya

Posted on Updated on

Banyak cara yang telah diterapkan agar makanan yang telah diproduksi mampu bertahan lama selama penyimpanan hingga ke tangan konsumen. Salah satu produk yang perlu diperhatikan dalam pengemasannya adalah makanan frozen food yang kini mulai digemari masyarakat.

Pengemasan merupakan salah satu cara untuk melindungi atau mengawetkan produk pangan maupun non pangan. Pengemasan mempunyai peranan yang sangat penting dalam menunjang distribusi produk terutama yang mudah mengalami kerusakan.

makanan frozen foodPengemasan produk beku dapat melindungi bahan dari dehidrasi yang disebabkan karena terjadi proses sublimasi selama pembekuan dalam udara dan dalam semua kondisi penyimpanan beku. Pengemasan yang memadai dapat mencegah terjadinya freeze burn . Freeze burn adalah perubahan warna, tekstur, cita rasa dan nilai gizi yang bersifat reversible dari suatu bahan pangan beku.

Salah satu pengemasan yang umumnya digunakan untuk makanan frozen food adalah plastic jenis Polietilen (PE), HDPE, LDPE maupun yang lebih modern adalah aplikasi edibel film untuk mengemas makanan frozen food. Produk susu cukup baik jika dikemas dengan jenis plastic HDPE dan LDPE.

makanan frozen foodSebelum masuk ke dalam kemasan, makanan frozen food harus melewati terlebih dahulu proses pembekuan atau pendinginan yang baik. Pembekuan yang baik biasanya dilakukan pada suhu -12 sampai -24 derajat C. Pembekuan yang cepat (quick freezing) dilakukan pada suhu -24 sampai -40 derajat C. Pendinginan biasanya akan mengawetkan bahan pangan selama beberapa hari atau minggu tergantung dari bahan pangannya (Winarno, et al., 1980) .Pengawetan pangan dalam pembekuan melibatkan dua metode pengendalian pertumbuhan mikroorganisme : 1) laju reaksi mikroorganisme dikurangi oleh suhu rendah, juga laju pertumbuhan kimia yang tidak dikehendaki, berkuanrang pada suhu rendah. 2) sejumlah besar air bebas dalam pangan diubah menjadi es, sehingga tidak dapat dipergunakan oleh mikroorganisme (Gaman dan Sherrington, 1994).

Dari proses tersebut diperoleh sinergisitas antara pengemasan dan pengolahan yang baik sehingga produk makanan frozen food dapat bertahan lama dan kualitasnya terjaga hingga ke tangan konsumen.

Sumber :

EBOOKPANGAN.COM

Direktorat Gizi Departemen Kesehatan R.I

 

Iklan

4 respons untuk ‘Cara Pengemasan Produk Makanan Frozen Food Dalam Menjaga Kualitas dan Kandungan Gizinya

    […] merupakan suatu cara pengawetan bahan pangan dengan cara pembekukan bahan pada suhu di bawah titik beku pangan tersebut. Dengan […]

    Suka

    […] merupakan pakan tambahan yang ditujukan untuk menambah nutrien pakan pada ransum ternak, dimana nutrien yang ditambahkan dapat ikut tercerna atau membantu pencernaan. Salah satu alternatif untuk […]

    Suka

    […] dkk, 1995). Pemanfaatan susu kambing oleh peternak sebagai sumber protein hewani untuk meningkatkan gizi keluarga dengan cara mengkonsumsi susu sehari-hari belum diminati masyarakat karena […]

    Suka

    Angga Regh said:
    23 Agustus 2017 pukul 2:42 pm

    Proses pembekuan seumpama belom diplastikin apa boleh jd suhu jd lgsung kontak sm daging Pada tanggal 5 Agt 2017 11.00, “Komunitas Frozenfood Indonesia” menulis:

    > ad

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s