Skip to content

Komunitas Frozenfood Indonesia

Komunitas Produsen Makanan Beku Indonesia

Menu
  • Home
  • Profil Frozener
  • Website Frozeners
  • Artikel
  • Sharbiz
  • Berita
  • Tentang Kami
Menu

Kenali 7 Kode Kemasan Plastik

Posted on Maret 19, 2020 by frozener

7 Kode Plastik Yang Harus Kalian Kenali

PETE atau PET (Polyethylene Terephthalate)
Pada umumnya tanda ini ditemukan di botol yang disarankan hanya dipakai satu kali saja. Plastik dengan tanda ini mempunyai sifat jernih dan kuat, namun tidak tahan dengan suhu hangat sampai panas. Jika kamu gunakan berkali-kali dan memanaskan plastik ini akan bersifat karsinogenik karena lapisan polimernya akan ikut larut dalam makanan atau minuman.


HDPE (High Density Polyethylene)
Sifat plastik pada kode nomor 2 ini jauh lebih kuat dan tahan terhadap panas, jika dibandingkan dengan jenis plastik nomor 1. Gak usah khawatir jika kamu menuang makanan ataupun minuman dengan suhu tinggi pada wadah ini, karena bahan plastik ini aman digunakan dan terbebas dari bahaya reaksi kimia antara makanan dengan wadah. Pada umumnya tanda ini ditemukan pada galon air, kotak tupperware dan botol susu serta jus.


PVC (Polivinil Clorida)
Plastik ini mempunyai sifat keras, kuat dan tidak tahan terhadap suhu tinggi. Kamu harus berhati-hati jika menemukan plastik dengan kode ini, karena reaksinya mampu menimbulkan gangguan pada hati dan ginjal.


LDPE (Low Density Polyethylene)
Kode plastik nomor 4 mempunyai sifat kuat namun fleksibel dan daya tahan yang baik terhadap reaksi kimia. Yang paling penting, plastik ini mampu didaur ulang lho, jadi aman untuk lingkungan. Nah, pada umumnya ditemukan di kemasan yoghurt atau kantong makanan segar.


PP (Polypropylene)
Wadah dengan kode ini merupakan pilihan terbaik untuk menyimpan makanan dan sering dijumpai pada botol bayi. Wadah plastik ini mempunyai sifat yang keras namun fleksibel dan kemasannya tidak transparan. Botol ini aman digunakan karena tahan dan stabil pada suhu tinggi.


PS (Polystyrene)
Kamu sering beli makanan dengan kemasan sterofoam? Ya sterofoam merupakan salah satu contoh dari jenis plastik ini. Nah, sebaiknya hindari deh karena penggunaan terus menerus akan mengganggu kerja otak dan reproduksi pada wanita lho.


Other
Nah, kode nomor 7 ini pada umumnya menggunakan jenis plastik yang belum disebutkan di atas seperti SAN (styrene acrylonitrille), ABS (acrylonitrille butadiene styrene), PC (polyarbonate), dan nylon. Yang umum ditemukan adalah wadah plastik dengan kode PC dan wadah ini tidak dianjurkan untuk digunakan.


Sebaiknya hindari wadah dengan kode 3, 6 dan 7 ya. Jika ingin menyimpan makanan dan minuman gunakan wadah dengan kode 1, 2, 4 dan 5.

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Related Posts:

  • teknologi-pembekuan-utama
    Sertifikat Produksi Pangan PIRT (Pangan Industri…
  • fz
    Kenali Limbah B3 Dan Upaya Penanganannya
  • kefir-masker
    Apa Itu Denaturasi Protein
  • denaturasi protein telur
    Denaturasi Protein dalam Industri Pangan
  • minyak-jagung
    Turunkan Kolesterol Dengan Minyak Jagung
  • yuyun-anwar
    Pengalengan Buah Dan Sayur Serta Tahapannya
Pages: 1 2

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Archives

  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • September 2023
  • Mei 2023
  • Maret 2020
  • Juli 2019
  • Juli 2018
  • Agustus 2017
  • Mei 2017
  • November 2016
  • Oktober 2016
  • September 2016
  • Juli 2016
  • Juni 2016
  • Mei 2016
  • April 2016
  • Maret 2016
  • Februari 2016
  • Desember 2015
  • November 2015

Categories

  • Artikel
  • Berita
  • Ilmu dan teknologi pangan
  • khasiat dan manfaat rempah
  • Kopdar
  • Profil Frozeners
  • SharbiZ
  • Teknologi Pangan
  • Teknologi Pemanfaatan Limbah
©2025 Komunitas Frozenfood Indonesia | Built using WordPress and Responsive Blogily theme by Superb
%d