Penyimpanan karkas daging sapi secara beku

Posted on Updated on

Sobat frozeners mungkin sudah tidak asing lagi jika daging sapi merupakan bahan yang mudah mengalami kerusakan, baik secara fisik, kimia, dan biokimiawi. Hal ini disebabkan oleh karena komposisi gizinya yang cukup baik, sehingga sesuai untuk pertumbuhan mikroorganisme. Oleh karenanya, sesaat setelah pemotongan karkas daging sapi harus segera dilakukan penanganan untuk menghindari kerusakan. Sampai saat ini, suhu rendah masih efektif untuk digunakan Untuk itu diperlukan teknik penyimpanan daging sapi beku.

penyimpanan daging sapi beku

Sebelum karkas (bagian dari ternak setelah disembelih yang terdiri dari daging dan tulang, tanpa kepala, kaki, kulit, dan jeroan) dilakukan perlakuan suhu rendah (pembekuan). Perlu adanya pengawasan sebelum penyembelihan, seperti sanitasi RPH, pendinginan pendahuluan hingga sekitar 15oC untuk mengurangi gejala pengerutan dingin dan kejang daging (rigor mortis).

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Produk Usaha Jajanan Kuliner Berbahan Singkong yang Sangat Potensial

Posted on Updated on

Singkong mempunyai umbi atau akar pohon berdiameter rata-rata 5-10 cm lebih dan panjang 50-80 cm. Tempat yang terkenal akan kekayaan hasil singkongnya yaitu wilayah Lampung sekaligus area produktif pengekspor singkong. Sayangnya pemanfaaatan produk olahan singkong masih sangat minim dan berjalan dengan statis, bahkan sampai usaha jajanan kuliner berbahan singkong pun sangat langka.

usaha jajanan kuliner berbahan singkong

Pengetahuan dan keterampilan yang minim salah satu faktor penghambat para petani singkong untuk mengembangkan usaha berbasis singkong. Sebagian besar petani singkong hanya sebatas membudidayakan singkong tidak mengembangkan menjadi suatu produk yang bernilai jual tinggi.

Dewasa ini, produk olahan singkong kurang menarik minat konsumen karena kurangnya inovasi terhadap produk yang dihasilkan. Hal tersebut tentu saja berpengaruh terhadap perekonomian para petani singkong yang bahan bakunya kurang diminati di pasaran, terlebih saat harga bahan baku lain meningkat yang membuat harga pasaran singkong mengalami penurunan.

Baca entri selengkapnya »

Pembekuan Udang yang Ampuh untuk Proses Impor

Posted on Updated on

Udang merupakan hasil perikanan yang produksinya semakin meningkat. Peningkatan produksi tersebut disebabkan budidaya yang dapat dioptimalkan dan permintaan pasar yang tinggi baik domestik maupun mancangara. Selain itu Indonesia juga melakukan import udang ke berbagai negara dan mengalami peningkatan setiap tahunya. Dalam proses impor tersebut perlu adanya penanganan yang baik sehingga sampai ke negara tujuan salah satunya adalah dengan pembekuan udang

pembekuan udangProses pembekuan udang merupakan salah satu cara untuk mengawetkan makanan karena dengan menurunkan suhu, semua reaksi kimia dan aktivitas enzim dapat dicegah dan pertumbuhan mikroorganisme terhambat. Pembekuan cukup efektif  menghambat kerusakan oleh mikrobial, namun kemunduran mutu seperti perubahan flavor tekstur dan warna tetap terjadi saat penyimpanan beku. Baca entri selengkapnya »

Cara Mengawetkan ikan di atas Kapal yang Paling Banyak Dilakukan

Posted on Updated on

Ikan yang saat ini kita konsumsi berasal dari berbagai macam jenis dan didapat dari berbagai habitat hidupnya. Selama proses penangkapan hingga ke tangan konsumen tentu saja ada perlakuan untuk mempertahankan mutu ikan selama perjalanannya terlebih ikan laut yang jaraknya sangat jauh dari daratan dan disimpan diatas kapal. Cara mengawetkan ikan laut yang ditangkap di laut lepas tentu saja memiliki penanganan khusus.

cara mengawetkan ikan

Untuk mempertahankan mutunya terdapat cara mengawetkan ikan agar mutu dan kualitanya tetap terjaga selama perjalanan diatas kapal khususnya bagi ikan laut yang ditangkap di laut lepas

  • Menurunkan suhu internal ikan tuna dengan menempatkannya pada air laut yang didinginkan dengan es (ALDI).
  • Setelah 24 jam, ikan tuna dipindahkan ke palka dan kemudian di-es-kan. Selanjutnya tidak diperlukan perlakuan lain sampai ikan tuna didaratkan.

Baca entri selengkapnya »

Cara Ampuh Penanganan Hasil Perikanan (Ikan Tuna) di atas kapal

Posted on Updated on

Ikan merupakan produk hasil perikanan  yang sangat strategis karena memiliki berbagai keunggulan dibanding produk hewani lainnya. Beberapa keunggulannya adalah mudah diterima semua kalangan, memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan harga lebih murah dibanding hasil hewani lainnya. Penanganan ikan tuna yang baik akan menghasilkan mutu ikan yang baik pula.

Kandungan gizi dalam ikan terkenal sangat lengkap sehingga mendorong para konsumen untuk tertarik mengkonsumsinya. Namun terlepas dari semua itu perlu diperhatikan cara penanganan hasil perikanan ikan yang baik agar dapat sampai ke konsumen. Salah satu hasil perikanan yang diminati di pasaran dan perlu penanganan adalah ikan tuna

penanganan ikan tunaIkan tuna adalah ikan laut yang terdiri atas beberapa spesies dari famili Scombridae, terutama genus Thunnus. Ikan ini termasuk perenang handal yang dapat mencapai kecepatan 77 km/jam.

Tidak seperti kebanyakan hasil perikanan yang memiliki daging berwarna putih, daging ikan tuna berwarna merah muda sampai merah tua. Hal ini disebabkan karena otot ikan tuna lebih banyak mengandung mioglobin dibandingkan jenis ikan lainnya Baca entri selengkapnya »

Rahasia Ikan Kerapu Sebagai Favorite Kuliner

Posted on Updated on

Ikan kerapu merupakan ikan yang menjadi favorit pecinta kuliner ikan dan menjadi salah satu menu yang diincar oleh pembeli. Salah satu jenis ikan kerapu yang paling diincar oleh pembeli adalah ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus) dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena kandungan gizinya yang tinggi.

rahasia ikan kerapuIkan kerapu memiliki harga sekitar 110.00 – 130.000 di pasaran, hal ini setara dengan kualitas rasa dan gizinya saat tersedia di meja makan anda. Ikan kerapu sejatinya mudah di budidayakan karena daya hidupnya yang sangat survive atau tinggi. Namun saat ini masih banyak para produsen dan nelayan menggantungkan dari hasil tangkapan laut yang lama kelamaan akan semakin sedikit.

Dilihat dari luasnya laut Indonesia, pemerintah mendorong untuk banyak mengkonsumsi ikan sebagai makanan sehari-hari. Hal ini didasarkan pada harga daging di pasaran semakin tinggi dan untuk menyiasati itu konsumsi daging diarahkan pada ikan. Oleh sebab itu program makan ikan lebih di galakan untuk para konsumen di pasaran. Baca entri selengkapnya »

Pengaruh penggunaan bahan pengemas terhadap kualitas kimia daging sapi beku

Posted on Updated on

Kerusakan yang terjadi di dalam daging dapat dicegah dengan menggunakan beberapa cara pengawetan antara lain pendinginan, pembekuan, pengasinan, pengasapan, pengeringan, irradiasi dan penambahan bahan-bahan lain. Cara-cara tersebut prinsipnya adalah untuk menekan aktivitas mikrobia dan mengurangi proses enzimatis yang dapat mempercepat kerusakan daging. Produk dari aktivitas ini adalah daging sapi beku.

pengemas-untuk-daging-beku

Pembekuan daging sapi secara plain menyebabkan banyak kerusakan. Salah satunya adalah freezer burn, atau gosong akibat pembekuan. Tanda-tanda ini cukup mudah dijumpai ketika sobat frozeners membuka daging yang sudah lama diletakkan didalam kulkas, dengan ciri warna cokelat. Kerusakan ini biasanya diikuti dengan munculnya lender, sebagai tanda daging sudah tidak segar lagi. Alternatif untuk mencegahnya ialah dengan menggunakan pengemas.

Penggunaan bahan pengemas dalam pembekuan daging dapat mencegah terjadinya gosong beku (Freezer burn) yang dapat menyebabkan perubahan flavor, warna, tekstur dan penampakan daging beku yang tidak menarik, selain itu pengemas dapat mengurangi terjadinya desikasi, dehidrasi dan oksidasi lemak, sehingga kualitas daging beku dapat dipertahankan. Plastik polietilen (PE), plastik polipropilen (PP) dan aluminium foil dapat digunakan sebagai bahan pengemas.

bahan pengemas-untuk-daging-beku

Plastic PE lebih direkomendasikan untuk dijadikan sebagai pengemas produk daging sapi beku. Hal ini didasari oleh sifat dari jenis plastic ini sendiri, yaitu lentur, tembus cahaya, dan difusifitas udara cukup baik. Sehingga disperse krisral es yang terbentuk lebih merata, dan tidak merusak produk daging sapi beku yang kita simpan. Meskipun, pengemas lain jenis plastic PP maupun Alufo juga dapat digunakan, namun tidak lebih baik dari penggunaan plastic PE.

pengemas-untuk-daging-beku 2

Secara kualitas kimiawi produk daging sapi beku banyak mengandung air, lemak, dan protein. Senyawa protein ini peka terhadap perubahan suhu yang terjadi, yang akibatnya sering terjadinya denaturasi. Denaturasi adalah peristiwa dimana ikatan protein rusak oleh adanya pengaruh suhu dan asam. Penyebabnya bisa disebabkan karena paparan suhu yang ekstrim, sehingga untuk mencegahnya pengemasan dianurkan untuk dilakukan.

Setelah sapi dipotong dagingnya masih melakukan proses metabolism, yang disebut sebagai fase rigormorthis. Pada fase ini mempengaruhi kesegaran dan tekstur dari daging sapi beku yang kita konsumsi. Sehingga, untuk menjaga prosesnya agar berjalan dengan baik cara pengemasanlah yang paling bisa diandalkan. Frozeners, abis belanja daging di pasar dan belum mau diolah? Simpan aja di frezer dengan pengemas yang tepat. Selamat mencoba…