Skip to content

Komunitas Frozenfood Indonesia

Komunitas Produsen Makanan Beku Indonesia

Menu
  • Home
  • Profil Frozener
  • Website Frozeners
  • Artikel
  • Sharbiz
  • Berita
  • Tentang Kami
Menu
chilling injury

Chilling Injury Pada Produk Hasil Pertanian

Posted on Agustus 4, 2017 by frozener

Masalah terbesar pada produk hasil pertanian salah satunya adalah masa simpan yang relative sangat singkat oleh sebab itu perlu adanya upaya dalam mengatasi permasalahan tersebut. Hal ini mengingat dari komposisi produk hasil pertanian yang sangat bervariasi mulai dari kadar air, protein, arbohidrat dan komponen lainnya. Salah satu upaya mengatasi hal tersebut adalah melalui pengawetan yang memiliki beragam cara diantaranya melalui pendinginan. Namun dalam metode pendinginan tersebut perlu diperhatikan agar produk hasil pertanian tidak mengalami kerusakan atau mengalami chilling injury. Chilling injury pada produk hasil pertanian disebabkan karena tingkat penerimaan suhu rendah di masing masing komoditi sangat bervariasi, hal tersebut yang menyebabkan kerusakan pada produk hasil pertanian.

 

chilling injury pada produk hasil pertanian
chilling injury

Produk hasil pertanian seperti buah dan sayur merupakan jenis perishable food atau bahan yang sangat mudah rusak karena berbagai faktor tertentu. Untuk menekan kerusakan tersebut maka dapat dilakukan metode pengawetan melalui pendinginan. Hal ini dimaksudkan untuk menekan laju respirasi pada produk hasil pertanian tersebut pasca panen sehingga produk dapat bertahan lama. Namun selama proses pendinginan tersebut perlu diperhatikan suhu yang tepat agar tidak terjadi chilling injury pada produk hasil pertanian.

Perlu diketahui bahwa chilling injury pada produk hasil pertanian merupakan kerusakan yang sering terjadi pada buah dan sayur yang beriklim  tropis dan subtropis. Chilling injury tidak sama dengan freezing injury, yang merupakan akibat dari kerusakan dari kristal es terbentuk di jaringan disimpan di bawah titik beku . Suhu dingin minimum untuk komoditas sensitif akan jauh di atas titik beku komoditas. Suhu kritis untuk chilling injury ini bervariasi berdasarkan komoditas masing – masing, tetapi biasanya terjadi ketika produk disimpan pada suhu di bawah 10 ° -13 ° C. Oleh karena itu, sayur dan buah yang rentan terhadap chilling injury akan mengalami penyimpanan di suhu rendah dalam waktu yang singkat dan suhu rendah ini tidak dapat digunakan untuk memperlambat kerusakan dan pertumbuhan patogen. Chilling injury pada produk hasil pertanian dapat terjadi di selama disimpan, dalam perjalanan atau distribusi, di toko dan di lemari es saat disimpan rumah. 

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Related Posts:

  • denaturasi protein telur
    Denaturasi Protein dalam Industri Pangan
  • kefir-masker
    Apa Itu Denaturasi Protein
  • Manfaat Dan Kandungan Gizi Telur Ayam
    Manfaat Dan Kandungan Gizi Telur Ayam
  • Kenali Lebih Dekat Chilling Injury Pada Produk Beku
    Kenali Lebih Dekat Chilling Injury Pada Produk Beku
  • Cara Menyimpan Makanan Yang Baik pada Suhu Ruang
    Cara Menyimpan Makanan yang Baik
  • yuyun-anwar
    Pengalengan Buah Dan Sayur Serta Tahapannya

1 thought on “Chilling Injury Pada Produk Hasil Pertanian”

  1. Ping-balik: Edible packaging pengganti kemasan plastic dimasa depan « Komunitas Frozenfood Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Archives

  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • September 2023
  • Mei 2023
  • Maret 2020
  • Juli 2019
  • Juli 2018
  • Agustus 2017
  • Mei 2017
  • November 2016
  • Oktober 2016
  • September 2016
  • Juli 2016
  • Juni 2016
  • Mei 2016
  • April 2016
  • Maret 2016
  • Februari 2016
  • Desember 2015
  • November 2015

Categories

  • Artikel
  • Berita
  • Ilmu dan teknologi pangan
  • khasiat dan manfaat rempah
  • Kopdar
  • Profil Frozeners
  • SharbiZ
  • Teknologi Pangan
  • Teknologi Pemanfaatan Limbah
©2025 Komunitas Frozenfood Indonesia | Built using WordPress and Responsive Blogily theme by Superb
%d