Pengaruh pendinginan terhadap kualitas mutu daging sapi

Posted on Updated on

Daging sapi merupakan salah satu bahan pangan asal ternak yang mengandung zat-zat gizi bernutrisi tinggi yang sangat layak konsumsi. Beberapa penelitian bahkan menyebutkan bahwa daging sapi mengandung sebagian besar gizi protein 18%, lemak 2%, air 70%, substansi non protein nitrogen sekitar 1,5%, karbohidrat dan mineral sebesar 1%. Namun, sebagian zat gizi tersebut cukup dipengaruhi oleh mutu daging sapi itu sendiri.

mutu daging sapi

Mutu daging sapi banyak dipengaruhi oleh cara penyimpanan yang dilakukan itu sendiri. Kandungan gizi yang cukup tinggi di dalam daging tersebut merupakan media yang ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme dan aktivitas enzim. Sehingga daging tergolong kedalam bahan pangan yang mudah mengalami kerusakan, jika tidak diberikan perlakuan dengan benar. Jadi jangan heran sob, jika tiba-tiba daging sapi yang kita beli menjadi rusak.

Salah satu cara untuk mempertahankan mutu daging agar tetap baik, ialah dengan cara pendinginan (pembekuan). Produk daging beku merupakan suatu alternatif pilihan pengawetan daging supaya tahan lama sehingga mutu daging sapi dapat dipertahankan. Karena selain proses kerusakan daging dapat terhambat juga proses pembekuan tidak merubah daging ke bentuk olahan yang lain, sehingga ketersediaan daging segar dapat terjamin.

mutu daging sapi

Pembekuan daging sapi adalah salah suatu cara dari pengawetan daging yaitu dengan membekukan daging di bawah titik beku cairan yang terdapat di dalam daging, titik beku daging pada temperatur -2oC s/d -3oC. Penggunaan temperature yang tepat berpengaruh terhadap kualitas mutu daging sapi beku yang dihasilkan. Semakin rendah suhu pendinginan yang diberikan akan menghasilkan Kristal es yang lebih halus. Sehingga, daging tidak banyak mengalami kerusakan mekanis.

Daging sapi yang membeku dengan cepat akan menghasilkan drip yang lebih sedikit pada saat thawing sehingga penurunan gizi daging dapat dicegah. Pengaturan temperatur untuk pembekuan daging perlu dipertimbangkan karena pada temperatur tertentu cairan daging telah membeku semua disamping itu juga proses enzimatis, proteolitik, hidrolisis, oksidatif dan aktivitas mikrobia sudah terhambat, sehingga kerusakan struktur daging dapat dikurangi seminimal mungkin dan akan menjamin kualitas mutu daging sapi beku yang dihasilkan.

Proses pembekuan daging sapi dapat menghambat pertumbuhan : (1) mikrobia, proses proteolitik, (2) proses hidrolisis, (3) sedikit proses oksidatif. Selain itu, pendinginan mempengaruhi kemudahan dalam hal transportasi dan mencegah kerugian pelaku usaha akibat produk yang dikirim rusak ditengah jalan. Tenang aja frozeners, pembekuan daging sapi itu lebih banyak manfaatnya kok daripada mudharatnya.

 

Sumber : Widati, A, S. 2008. Pengaruh lama pelayuan, temperature pembekuan terhadap kualitas kimia daging beku. Jurnal ilmu dan teknologi hasil ternak. Vol 3 (2) : 1-11.

Iklan

Edible packaging pengganti kemasan plastic dimasa depan

Posted on Updated on

Dewasa ini mungkin bisa dibilang era nya kemasan plastic. Mulai dari untuk mengemas produk manufactur hingga pangan umumnya menggunakan plastic. Lalu, mulailah perdebatan timbulnya banyak penyakit degenerative disebabkan oleh tingginya penggunaan plastic. Sehingga, banyak penelitian yang mencoba mencari solusi alternatif pengganti plastic sebagai kemasan. Berbagai penelitian mulai mengarah ke jenis pengemas edible packaging.

edible packaging

Edible packaging adalah kemasan yang bersifat plastis, tidak berwarna, berasa, dan berbau yang dapat dimakan bersama dengan bahan yang dikemasnya. Jenis kemasan ini mempunyai sifat yang sama dengan plastic. Dengan semakin berkembangnya penelitian mengenai jenis pengemas yang alami ini, diharapkan ketergantungan akan kemasan plastic dapat menurun.

Pembuatan jenis kemasan edible packaging ini dimulai dari adanya keresahan para pemerhati lingkungan yang menilai penggunaan plastic tidak ramah lingkungan. Karena masa penguraiannya membutuhkan ratusan tahun lamanya. Didasari hal itu, para peneliti mulai meramu dan merancang penelitian untuk mencari sesuatu yang baru yang dapat menggantikan penggunaan plastic.

Pembuatan edible packaging ini cukup mudah, dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang tersedia dialam. Seperti wax, cellulose, CMC, plasticizers, dan air. Bahan-bahan tersebut jika diramu secara tepat dapat menghasilkan edible packaging. Selain itu, limbah cangkang kepiting dan udang juga dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kemasan ini karena mengandung senyawa yang bernama  kitin dan kitosan.

edible packaging

Edible packaging ini aman untuk dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek samping. Akan tetapi, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui tingkat keamanannya. Hingga, siap untuk dikembangkan ke skala industry. Meskipun sebenarnya kemasan ini sudah banyak ditemukan pada produk sosis, namun penggunaanya masih di kombinasikan dengan kemasan plastic.

Kemasan ini juga dapat bermanfaat sebagai agen penambah masa simpan produk karena sirkulasi udara kebahan bersifat minimal, sehingga proses respirasi dapat ditekan. Selain itu, kombinasi dengan zat antioksidan juga dapat dilakukan untuk menambah sifat fungsional bahan pangan yang dikemas.

Perlu dukungan dari segala pihak untuk mengembangkan kemasan jenis ini menuju skala industry. Meskipun tahapan pilot plan sudah banyak dilakukan, belum adanya keseriusan dalam mengaplikasikan kemasan ini kedalam produk-produk pangan masih menjadi kendala. Oleh karenanya, semua pihak dan elemen diharapkan dapat bersinergi untuk mewujudkan edible packaging ini secara nyata untuk mereduksi penggunaan kemasan pastik yang semakin merusak.

Lebih aman mana makanan beku vs makanan iradiasi pada pengawetan bahan pangan

Posted on Updated on

Perkembangan teknologi saat ini telah merambah berbagai sendi kehidupan. Tidak terkecuali pada segmen pengawetan bahan pangan. Banyak cara dan metode baru yang ditemukan guna menambah masa simpan suatu bahan. Akan tetapi, amankah berbagai metode tersebut bagi kesehatan manusia?.

pengawetan bahan pangan

Beberapa metode saat ini yang tengah berkembang di masyarakat dunia adalah pengawetan bahan pangan secara beku dan iradiasi. Kedua cara ini dinilai yang paling efektif dalam mencegah kerusakan bahan pangan. Namun, manakah cara yang paling aman jika diaplikasikan kedalam bahan pangan secara massive? Baca entri selengkapnya »

Fakta dan Mitos Seputar Susu Kambing yang Beredar di Masyarakat

Posted on Updated on

Menurut penelitian Balai Penelitian Ternak  (2001) menunjukkan hasil wawancara dengan beberapa responden yang memanfaatkan susu kambing untuk keluarga atau dimanfaatkan oleh keluarga lain sebagai obat menyatakan lebih baik atau sembuh dari beberapa penyakit. Dari 35 responden yang melakukan pengobatan, 85% menyatakan sembuh dari penyakit asma, 15% penyakit TBC; Sedangkan dari 35 responden yang mengkonsumsi susu untuk perbaikan kesehatan, 65% menyatakan bermanfaat untuk pemulihan kesehatan, 26% menyatakan berguna sebagai obat kuat dan 9% menyatakan dapat meningkatkan kepandaian.

 

susu kambingMenurut responden Balitnak (2001) yang memanfaatkan susu kambing secara terus menerus komposisi pemilikan 3-6 ekor betina dengan 1 ekor pejantan menjamin ketersediaan susu kambing . Seorang konsumen (pelanggan) susu kambing yang telah merasakan manfaat dari mengkonsumsi susu sebagai ” obat sakit “kemudian menjadi pemelihara ternak kambing PE. Baca entri selengkapnya »

Mengenal Susu Kambing Etawa dan Kandungan Gizinya yang bermanfaat bagi Kesehatan

Posted on Updated on

Perkembangan temak kambing Etawah menyebar di sebagian besar wilayah Indonesia, sekarang yang lebih dikenal dengan jenis kambing Peranakan Etawah (PE). Jenis kambing PE dipelihara sebagai produksi susu dan sebagai produksi daging. Kambing PE juga sebagai “Sapi perahnya” petani mempunyai potensi bagi peningkatan gizi dan pendapatan masyarakat. Susu kambing Etawa cukup popular salah satunya didaerah Lampung.

 

susu kambingKambing PE merupakan temak perah mempunyai produksi susu kambing 0,45 – 2,2 liter/ekor/hari . Panjang masa laktasi 92 – 256 hari, dengan puncak produksi terjadi pada minggu 3 – 6 masa laktasi (Sutama dkk, 1995). Pemanfaatan susu kambing oleh peternak sebagai sumber protein hewani untuk meningkatkan gizi keluarga dengan cara mengkonsumsi susu sehari-hari belum diminati masyarakat karena “baunya” yang prengus, umumnya masyarakat mengkonsumsi susu kambing hanya sebatas untuk obat. Oleh karena itu susu kambing masih merupakan konsumsi yang mahal dan konsumennya pun sangat terbatas. Baca entri selengkapnya »

Penanganan dan Kerusakan Produk Perikanan

Posted on Updated on

Produk perikanan termasuk kedalam jenis bahan pangan yang mudah rusak (perishable food). Sehingga diperlukan penanganan yang tepat terhadap kerusakan produk perikanan itu sendiri. Akan tetapi, sebelum itu perlu diketahui mengenai karakteristik bahan produk perikanan itu sendiri.

penanganan kerusakan ikan

Kerusakan adalah suatu kondisi terjadi perubahan yang tidak diinginkan oleh produsen maupun konsumen. Perubahan pangan ada yang bersifat positif (dapat diterima) dan negative (tidak dapat diterima). Perubahan yang positif contohnya fermentasi tape, yoghurt, dll. Sedangkan, perubahan yang tidak diinginkan contohnya pembusukan buah. Baca entri selengkapnya »

Khasiat minuman susu segar dalam bentuk kefir

Posted on Updated on

Sudah menjadi rahasia umum jika minuman susu segar punya banyak khasiat bagi tubuh manusia. Banyak penelitian telah mengungkapkan kandungan nutrisi dalam susu merupakan salah satu yang paling lengkap setelah telur. Susu tinggi kandungan kalsium, protein, dan lemak baik bagi tubuh.

minuman susu segar

Sehingga, bukan menjadi sesuatu yang aneh jika saat ini banyak muncul gerakan Indonesia minum susu. Mulai dari komunitas social hingga mahasiswa banyak mengadakan acara amal guna meningkatkan konsumsi susu Indonesia yang masih dibawah rata-rata Negara asean. Indonesia masih dibawah Malaysia dalam urusan konsumsi susu.

Banyak masyarakat Indonesia yang kurang tertarik dengan susu murni (plain) yang banyak beredar di pasaran. Selain itu, ada juga masalah genetika yang menyebabkan orang Indonesia tidak bisa minum susu salah satunya kelainan Lactose intolerance. Meskipun sebenarnya kelainan ini dapat disembuhkan, akan tetapi permasalahan penerimaan konsumen pada produk susu segar yang masih kurang.

minuman susu segar

Oleh karenanya diperlukan sebuah alternatif untuk menciptakan inovasi minuman susu segar yang tetap tinggi gizi dan juga bisa diterima oleh konsumen Indonesia. salah satunya adalah kefir. Kefir pada mulanya dibuat di daerah pegunungan kauskasus dengan memanfaatkan produksi susu domba yang melimpah.

Inovasi produk susu ini kemudian merambah keseluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. sebagai produk yang susu fermentasi kefir mungkin masih kalah branding dengan yoghurt. Akan tetapi, produk yang asalnya dari daerah kauskasus ini tidak kalah segarnya dengan youghurt. Begitupun dengan kandungan gizinya, yang tinggi kandungan vitamin A, antioksidan, dan tokoferolnya dapat memperbaiki sel kulit yang rusak.

minuman susu segar

Produk kefir, juga digunakan untuk masker kecantikan. Banyak brand pembersih wajah dan kulit tubuh yang menggunakan bahan baku kefir sebagai bahan tambahannya, karena kefir mengandung tokoferol. Tokoferol merupakan senyawa yang berguna untuk mengangkat sel kulit mati, dan meremajakan kulit tubuh sehingga memberikan sensasi segar pada tubuh. Penggunaan kefir sebagai bahan kosmetika lebih aman, karena terbuat dari bahan alami serta bebas dari merkuri.

Selain dapat dikonsumsi dalam bentuk plain kefir juga dapat dikombinasikan dengan berbagai varian rasa sesuai selera untuk menutupi rasa asamnya. Sobat frozeners juga dapat dengan mudah membuatnya sendiri dirumah. Dengan cara membeli grain seed kefir dan kemudian memfermentasinya. Mudah kan sob, selamat mencoba salah satu produk minuman susu segar