Skip to content

Komunitas Frozenfood Indonesia

Komunitas Produsen Makanan Beku Indonesia

Menu
  • Home
  • Profil Frozener
  • Website Frozeners
  • Artikel
  • Sharbiz
  • Berita
  • Tentang Kami
Menu

Kemajuan teknologi makanan beku yang aplicable

Posted on Agustus 2, 2017 by frozener
Kemajuan teknologi telah merasuki berbagai sendi kehidupan. Termasuk proses pengawetan bahan pangan. Mudah sekali saat ini ditemui berbagai pangan yang diawetkan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Seperti makanan beku.

Makanan beku (frozen) adalah bahan pangan yang telah melewati serangkaian tahap pengolahan dengan menggunakan suhu pada titik bekunya. Tujuannya ialah untuk meningkatkan masa simpan dari produk tersebut.

metode pembekuan

Pembekuan pada bahan pangan memiliki pengaruh terhadap bahan pangan,yaitu: (1) penurunan suhu akan mengakibatkan penurunan proses kimia, mikrobiologi, dan biokimia yang berhubungan dengan kelayuan, kerusakan, dan pembusukan dll. (2) pada suhu dibawah 0oC air akan membeku dan terpisah daru larutan membentuk es yang mirip dengan air yang menguap pada proses pengeringan.

Apabila suhu penyimpanan beku cukup rendah dan perubahan kimiawi selama pembekuan dan penyimpanan beku dapat dipertahankan sampai batas minimum. Maka, mutu makanan beku dapat bertahan hingga waktu yang cukup lama.

Makanan tidak mempunyai titik beku yang pasti, tetapi akan membeku pada kisaran suhu tergantung pada kadar air dan komposisi sel. Pembekuan yang cepat dan penyimpanan dengan fluktuasi suhu yang tidak terlalu besar, akan membentuk Kristal-kristal es kecil didalam sel dan akan mempertahankan jaringan dengan kerusakan yang minimum pada membrane sel.

Pertumbuhan mikroorganisme dalam makanan pada suhu di bawah + 12oC belum dapat diketahui dengan pasti. Jadi, penyimpanan makanan beku pada suhu sekitar -18oC dan di bawahnya akan mencegah kerusakan mikrobiologis dengan syarat tidak terjadi fluktuasi suhu yang besar.

Walaupun jumlah mikroba biasainya menurun selama pembekuan dan penyimpanan beku (kecuali spora). Makanan beku yang tidak steril acapkali cepat membusuk seperti produk yang tidak diberi perlakuan pembekuan. Karena pengaruh suhu yang tinggi dan waktu penyimpanan yang lama.

Pembekuan dan penyimpanan makanan beku juga mempunyai pengaruh yang nyata pada kerusakan sel mikroba. Jika sel yang rusak atau luka tersebut mendapat kesempatan menyembuhkan diri. Maka, pertumbuhan yang cepat akan terjadi di lingkungan sekitar yang memungkinkan.

Itulah sobat frozen, sekilas mengenai teknologi makanan beku yang saat ini tengah digemari baik para pelaku usaha maupun konsumen. Jika frozeners mau berkutat pada bisnis ini, sebaiknya pahami mengenai tata cara yang benar dalam proses pembekuan bahan pangan. Cek aja postingan sebelumnya hehe. See you…

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Related Posts:

  • Pembekuan tidak hanya dilakukan pada produk daging. Pembekuan buah-buahan dan sayuran pun bisa dilakukan. Tentu saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pembekuan buah-buahan dan sayuran bisa berjalan sukses. Ada dua pengaruh pendinginan terhadap makanan yaitu : 1) Penurunan suhu akan mengakibatkan penurunan proses kimia, mikrobiologi dan biokimia yang berhubungan dengan kelayuan (senescene), kerusakan (decay), pembusukan dan lain-lain. 2) Pada suhu dibawah 0oC air akan membeku dan terpisah dari larutan membentuk es, yang mirip dalam hal air yang diuapkan ada pengeringan atau suatu penurunan aw. Apabila suhu penyimpanan cukup rendah dan perubahan kimiawi dapat dipertahankan sampai batas minimum, maka mutu makanan beku dapat dipertahankan untuk jangka waktu yang cukup lama. Dan sebaliknya apabila suhu penyimpanan dipertahankan tidak melebihi batas minimum untuk waktu yang cukup lama, maka mutu makanan beku akan rusak sebagai akibat dari perubahan-perubahan fisik, kimia dan biokimia. Beberapa perlakuan yang dilakukan sebelum pembekuan untuk bertujuan mengurangi kerusakan : 1) Blansir untuk beberapa macam buah-buahan dan hampir semua sayuran untuk menginaktifkan enzim-enzim peroksidase. 2) Penambahan atau pencelupan ke dalam larutan asam askorbat atau larutan sulfurdioksida untuk mempertahankan warna dan mengurangi kecoklatan. 3) Pengemasan buah-buahan dalam gula kering atau sirup untuk meningkatkan kecepatan pembekuan dan mengurangi reaksi pencoklatan, dengan mengurangi jumlah oksigen yang masuk ke dalam buah-buahan. 4) Perubahan pH beberapa buah untuk menurunkan kecepatan reaksi pencoklatan. Perubahan enzim adalah merupakan penyebab utama dari perubahan mutu kualitas buah-buahan dan enzim- enzim tersebut harus diinaktifkan atau dihambat kegiatannya jika menginginkan kualitas akhir yang baik. Selama dalam masa pembekuan dan penyimpanan beku itulah, konsentrasi bahan-bahan dalam sel termasuk juga enzim dan substratnya meningkat, jadi kecepatan aktivitas enzim dalam jaringan beku cukup nyata, walaupun pada suhu yang rendah sekalipun. Dari uraian diatas jelaslah bahwa pembekuan buah-buahan dan sayuran bisa dilakukan. Pembekuan bisa mengurangi penurunan mutu gizi dari produk yang dibekukan. Juice dengan campuran beberapa buah-buahan dan dibekukan sehingga bisa tahan selama 1 bulan lebih di freezer bisa menjadi alternatif produk dagang.
    PEMBEKUAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN
  • denaturasi protein telur
    Denaturasi Protein dalam Industri Pangan
  • yuyun-anwar
    Pengalengan Buah Dan Sayur Serta Tahapannya
  • cara mengawetkan ikan
    Cara Mengawetkan Ikan di Atas Kapal
  • fz
    Kenali Limbah B3 Dan Upaya Penanganannya
  • tuna
    15 Cara Bagaimana Mengawetkan Ikan Agar Tahan Lama

Continue Reading

Next Post:
metode pembekuan bahan pangan yang mudah dan murah
Previous Post:
Mengenal Istilah Proses Thawing Dalam Makanan Beku

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Archives

  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • September 2023
  • Mei 2023
  • Maret 2020
  • Juli 2019
  • Juli 2018
  • Agustus 2017
  • Mei 2017
  • November 2016
  • Oktober 2016
  • September 2016
  • Juli 2016
  • Juni 2016
  • Mei 2016
  • April 2016
  • Maret 2016
  • Februari 2016
  • Desember 2015
  • November 2015

Categories

  • Artikel
  • Berita
  • Ilmu dan teknologi pangan
  • khasiat dan manfaat rempah
  • Kopdar
  • Profil Frozeners
  • SharbiZ
  • Teknologi Pangan
  • Teknologi Pemanfaatan Limbah
©2026 Komunitas Frozenfood Indonesia | Built using WordPress and Responsive Blogily theme by Superb
%d